Mengapa Siemens Menghilang dari Perposelan Dunia
Siemens merupakan brand ponsel yg cukup diperhitungkan di masa akhir 90 an sampai 200 awal, bentuknya yg ubik serta ketahan fisik dan baterai menjadi keunggulan dari produknya, kita sampai bosan dengan HP ini untuk memakainya karena memang awet dan tahan banting,
Siemens berakhir dengan cukup mengejutkan, mereka perlahan menghilang, Alasan Siemens berhenti membuat ponsel sebenarnya bukan karena satu faktor saja, tapi kombinasi persaingan, strategi bisnis, dan perubahan teknologi.
Kalah saing di pasar HP Dengan brand lain
Di awal 2000-an, Siemens termasuk pemain besar (saingan Nokia, Sony Ericsson, dll). tetapi Mereka kalah inovasi dan desain dibanding kompetitor :
- Penjualan HP mereka terus menurun
- Produk dianggap kurang menarik dibanding pesaing saat itu
pada akhirnya divisi HP Siemens merugi.lalu Dijual ke BenQ di tahun 2005, brand berubah menjadi BenQ Siemens. akan tetapi perkembangan nya tidak sesuai ekspektasi, Penjualan tetap mereka buruk, BenQ tidak mampu membalikkan keadaan, dan akhirnya Divisi ini bangkrut hanya sekitar setahun kemudian, sejak saat itu Siemens benar-benar keluar total dari bisnis Telepon seluler.
Mereka Fokus ke bisnis yang lebih menguntungkan, dan menjadi eksis di bidang : Industri & otomasi, Infrastruktur, Energi, teknologi medis.
Strategi ini merupakan hal biasa di perusahaan besar seperti mereka, menjauh dari bisnis yang tidak kompetitif, lalu okus ke sektor yang lebih kuat & Menjadi unggulan.
_3.jpeg)
No comments:
Post a Comment